SELAYANG PANDANG TENTANG FORUM PEDULI SENI & BUDAYA KABUPATEN TEGAL

Manakala teman-teman muda pecinta seni budaya Kabupaten Tegal sepakat berkumpul dan berinisiatif melakukan gerakan ‘Cinta Seni Budaya Kabupaten Tegal’, siapapun dengan pasti senang menyambutnya. Pasalnya sebuah gerakan apa pun namanya jika itu memiliki visi dan misi yang mendukung pembangunan di Kabupaten Tegal, tentu saja bakal dinilai positif adanya.
Keyakinan itu pulalah yang membuahkan konsep perlu dibangunnya kesadaran masyarakat agar bertambah cinta dan mencintai daerahnya. Utamanya dengan potensi seni dan budaya yang dimiliki. Apalagi mengingat banyaknya kegiatan seni budaya di Kabupaten Tegal telah punah dan dipunahkan oleh kita sendiri dikarenakan kealfaan, ketidak tahuan, serta kurang dikenal dan sulit untuk dipopulerkan bahkan untuk mempopulerkan diri atau oleh lembaganya sendiri karena kekurang pahaman dengan kayanya potensi yang dimiliki daerahnya.
Dari beberapa komunikasi diantara kaum muda pecinta seni budaya baik melalui seluler maupun jejaring sosial, sebagian besar hanya memiliki pengetahuan yang sedikit tentang potensi seni buda daerahnya. Kami berfikir jalan satu-satunya adalah berkumpul dan saling menyumbangkan data dan kemudian membuat jaringan komunikasi yang luas agar upaya yang dimaksud kian memperoleh hasil maksimal.
Kiranya benar, setelah dilakukan pertemuan demi pertemuan maka terkumpulah data yang sedemikian banyak. Hal ini membuat hati kami kaum muda kabupaten Tegal bergetar dan bersemangat untuk mensosialisasikannya serta berusaha mempromosikan kembali potensi tersebut sekaligus mencari jalan keluarnya agar Kabupaten Tegal kian bertambah maju dan diperhitungkan baik wilayah tetangga daerah, Jawa Tengah, maupun di tingkat nasional.
Semua upaya dan rencana baik ini sudah barang tentu menghasilkan kesimpulan yang cukup tidak mengenakkan untuk diperbincangkan. Persoalannya bukan saja karena dengan gerakan ini kemudian muncul nama-nama oknum yang dengan sengaja atau tidak sengaja telah menghambat pembangunan seni dan budaya di Kabupaten Tegal. Padahal sebuah daerah tidak akan maju tanpa perkembangan yang positif dari potensi seni budaya di daerahnya. Apalagi jika para seniman dan budayawan di Kabupaten Tegal juga kemudian banyak diketahui telah merasa dimarjinalkan, karena banyaknya alasan termasuk jumlah dana kesenian dan kebudayaan yang kurang memadai ketimbang dana pembangunan olah raga yang tinggi.
Demikianlah kronologi terbentuknya Forum Pencinta Seni Budaya Kabupaten Tegal. Selanjutnya kepada seluruh pihak yang berkompeten termasuk di dalamnya Bapak Bupati, Ketua DPRD dan jajaran anggotanya, Kepala Dinas dan kantor, Lembaga-lembaga pemerintah dan swasta di Kabupaten Tegal yang selama ini belum mengetahui dan memanfaatkan potensi seni budaya kabupaten Tegal secara masksimal. Selanjutnya kami memohon kepada seluruh pihak untuk ikut peduli dan secara bersama-sama membesarkan dan membanggakan potensi seni dan budaya daerah kita sendiri, agar tidak dicaplok daerah lain. Adapun untuk DPRD Kabupaten Tegal sekiranya bisa, semua potensi tersebut seyogyanya di perdakan. Sebagai kekuatan potensi unggulan yang jika dikas secara profesional akan meningkatkan PAD juga. (Penulis Pekerja Seni Budaya Pantura Mobile 08782893673)




Komentar