Teropong Indramayu : Lembaga Seni Jangan Dicampuri dengan Urusan Politik

Teropong Indramayu : Indramayu, --- Dewan Penasehat DKI (Dewan Kesenian Indramayu) Supali Kasim Spd. Yang juga mantanh Ketua Dki menyesali tindakan pengurus lembaga kesenian yang ikut-ikutan memasuki wilayah praktis dengan cara memasang Iklan Ucapan Selamat atas dilantiknya Ketua DPD Partai Politik.

Sikap ini menurut Supali adalah sikap kemurnian Lembaga kesenian Yang semenjak duku kala memilih independen, ketimbang menjadi anderbow Partai. “saya merasa prihatin dengan adanya tindakan ketua lembaga seni yangtanpa pertimbangan maytang melakukan dukungan politis untuk seseorang yang baru dilantik sebagai ketua Patai Politik.

Sementara itu dari tanggapan Penyair Acep Syahrier yang mengaku iklan DKI atas Ucapan Selamat tersebut justru di lakukan di korannya ia minta maaf jika kemudian iklamn tersebut dipermasalahkan. “Aku minta maaf jika gara-gara iklan tersebut menjadi masalah dan dipermasalahkan,” ujar Acep memohon. Lebih lanjut ditegaskan meski kemiskinan masih melanda para seniman, namun untuk menjual harga diri dengan memasuki wilayah politik praktis sungguh merupakan perbuatan yang tidak bisa ditolerir.

Adapun tanggapan dari Ketua Dewan Kesenian Indramayu Drs. Syayidin saat menanggapi teguran Supali Kasim selalu Wanhat (dewan Penasehat) dijawab oleh Syayidin terima kasih atas pekelingnya, itu saja.

Lain lagi dengan supali Kasim yang lewat SMS menegaskan tindakan pemasangan iklan dukungan pada salah satu partai tertentu sebagai bentuk pelacuran kesenian. Hal ini mengingat lembaga kesenian adalah lembaga yng membangun rasa, berjakait dengan hati dan tidak sama sekali menunjukan kekuatan politik praktis dan dukung mendukung suatu kekuartan partai.

Guna mencari kesejatian lembaga kesenian di Indramayu, Supali Kasim Cs berupaya mengundang beberapa tokoh seni dan budaya di Indramayu untuk melakukan diskusi secara terbatas. “Atas nama keprihatinan akan hegemoni penguasa ke segala bidang (termasuk Budaya), yang melunturkan nilai-nilai idealisme dan cenderungbersikap pragmatis, saya mengajak teman-teman untuk berdiskusi (& mungkin ada pernyataan sikap) pada hari Kamis , 18 Pebruari 2010 pkl 15.00 di kampus AMIK ,” ajak Supali Kasim.

Hingga kegiatan diskusi berakhir, Supa;i tetap mempermasalahkan perihal pemasangan Iklan Ketua Dewan Kesenian Indramayu yang mengucapkan selamat atas terpilihnya seseorang menjadi ketua DPD Salah satu partai terbesar di Indramayu. “Maksudnya apa? Ketua DKI bikin ucapan macam begitu,? “ ujar Supali Lagi.*** (NOORS)

Komentar